Tangis dengan suaramu
Aku menangis dengan suaramu
Yang tertahan bisikan angin kala tetesan
hujan
Mencium rumput yang menebarkan
Wangi tanah basah pagi itu
Aku menangis dengan tatapanmu
Yang tajam menusuk langit kala sinar
mentari
Bersinar lembut dan menyentuh
Lembutnya kelopak bunga pagi itu
Mataku basah karena tetes embun
Yang
bergulir keluar dari kelopak mataku
Yang memerah karena rasa cinta dan kecewa
Yang terpendam masam ditengah beribu rasa
oktober, 2012






Posting Komentar